Pengalaman naik kereta ke Bali

image by : wikipedia.org
Liburan akhir taon 2013 yang lalu saya dan suami pergi ke Bali, dan kami menggunakan transportasi kereta api menuju ke Bali. Lhooo kok bisa sih naek kereta api ke Bali kan nyebrang laut?? hihihihi. Begini ceritanya, jadi kami memilih kereta api karena pada saat liburan akhir taon begini tiket pesawat kan lagi naik-naiknya, sementara kalau naik travel gak kerasan karena mesti mampir kesana kesini dulu, akhirnya pilih naek kereta api.

Jadi kita beli tiket kereta api tuh jurusan langsung Denpasar, tapi naik keretanya cuma sampai Banyuwangi ajah. Trus dari stasiun Banyuwangi kita dioper naik bus Damri ke penyebrangan sampai ke poolnya bus Damri di Denpasar tapi tidak bayar lagi, sudah termasuk dari tiket kereta tadi. Nah setelah dari pool bus damri menuju tujuan masing-masing yah silakan dipikirkan sendiri hihihihi.

Dan menurut saya naek kereta api ke Bali itu sangat tidak RECOMMENDED. Setelah memasuki kota Jember, kereta yang katanya kelas eksekutifpun jalannya kayak keong dan berhenti disetiap stasiun, udah gitu fasilitas yang katanya kelas eksekutifpun gak seperti saat saya naik argo wilis ke Bandung ataupun ke Jogja. Apa karena jarang peminatnya yah, jadi fasilitasnya pas2an....udah gitu air ditoiletnya kecil dan mati saat saya kedua kali ke toilet #doh.

Tapi yang saya masih gak bisa mengkompromikan adalah keretanya berenti di stasiun kecil yang hanya per 5- 15 menit perjalanan. Sungguh mengesalkan pengalaman naik kereta ke Bali kemarin. Akhirnya pas balik dari Bali ke Surabaya, saya sepakat sama suami untuk menggunakan transportasi pesawat udara saja. Menghemat waktu dan tenaga juga emosi hehehhehehe. Meski harganya lagi naik-naiknya...yang penting nyampek rumah dan enggak kecapekan ajah abis liburan.

Tapi untuk yang mempunyai budget terbatas untuk naik pesawat sih lebih enak naik jasa travel, kereta jadikan opsi kedua sajah hehehehhe.

Menjahit bantal leher

Bantal leher itu perlu lho jika kita sedang melakukan perjalanan jauh menggunakan kendaraan umum seperti bus,kereta dan pesawat. Soalnya pernah nih saya pas umroh yang lalu tidak menyiapkan bantal leher, wal hasil tidur saya selama 14 jam dipesawat cuma bisa tidur-tiduran ayam dan berakhir kepala pusing.

Akhirnya saya berfikir meski beberapa fasilitas kendaraan umum melengkapi dengan bantal tapi tidak senyaman bantal leher deh ya menurut saya :). Dan saya tiap lihat toko boneka yang menjual bantal leher kok hati rasanya berat untuk beli, karena saya berfikir saya bisa menjahitnya sendiri dirumah. Toh modelnya cuma setengah lingkaran saja.

Nanti malam nih saya ada perjalanan naik kereta selama kurang lebih 11 jam menuju Bali, siang tadi saya sudah menyiapkan satu bantal leher untuk saya pakai sendiri di kereta, Secara perjalanan jauh dan malam hari, paling tar di kereta saya masih sewa selimut kayak biasanya hahahahah. Pokoknya mah saya pengen tidur aja kalo perjalanan ditemenin suami, kalo selain sama suami saya gak berani tidur, ndak tenang :),

Berikut ada sedikit tutorial menjahit bantal leher buat temen-temen yang akan dan rutin melakukan perjalanan jauh,barangkali ingin mencoba menjahit bantal leher sendiri daripada beli. Bisa juga ditambahkan aplikasi felt jika mau :).
image by me
Keterangan gambar menjahit bantal leher:
1. Buat pola diatas kertas dengan ukuran lingkar atas 10cm dan lingkar bawah 20cm, posisi kertas dilipat 2 ya lalu gunting. Bentuk lingkaran bisa didapat dengan cara memakai pensil yang diikat benang lalu pas diporosnya benang diletakkan sambil tangan satunya memutar pensil sesuai dengan titik ukuran yang telah ditentukan sebelumnya. Karena kalau memakai jarum jangka, diameter sekian tidak bisa, terlalu besar lingkarannya.

2. Setelah jadi step 1 diatas, tambahkan kertas dimasing-masing ujung sekitar 10cm, karena saya menginginkan bentuk bantaknya bulat agak memanjang kedepan, jadi enak dibuat sandaran samping lebih panjang.

3. Setelah selesai kedua step diatas, jika dibuka jadinya seperti gambar ini, setengah lingkaran dengan ujung memanjang.

4. Letakkan pola bantal leher dengan posisi terllipat diatas kain yang juga terlipat dua, posisikan lipatan kertas sesuai dengan lipatan kain agar tidak terpotong, jangan lupa sematkan jarum pentul. Disini saya menggunakan 2 motif kain berbeda, dan dalam menggunting saya menumpuk 2 kain tersebut dengan posisi terlipat 2 dan dengan pola kertas diatasnya baru saya gunting bersamaan *menghemat waktu dan jelas presisinya :).

5. Jangan lupa tambahkan kampuh sekitar 2cm untuk jahitan.

6. Setelah digunting jadinya lebih lebar 2 cm dari pola, karena memang kampuh dipersiapkan agar ukuran yang diinginkan sesuai dengan pola yang kita buat dikertas tadi.

7. Setelah 2 kain dibuka, seperti inilah jadinya, kain ini kita buat 1 untuk sisi atas dan 1 lainnya untuk sisi bawah, jadi bentuknya setengah lingkaran gitu.

8. Sebelum di jahit sebaiknya disetrika dahulu agar mapan dan tidak ada kusutan kain. Sebenernya sih lebih pas sebelum gunting kain sih setrikanya, cuma saya lupa hehehehhe.

9. Setelah disetrika lalu dijahit sekelilingnya, sisakan satu sisi untuk memasukkan dakron. Disini saya membutuhkan sekitar 3ons dakron untuk mengisi bantal leher ini, karena saya suka yang padat. Dan setelah diisi dakron, jahit sisi yang masih terbuka tadi, dan jika mau tambahkan tali seperti yang saya buat diatas, karena saya ingin bantal leher ini saat dipakai tidak melorot2 karena tidur yang kadang miring-miring jika dilakukan sambil duduk.

Selamat mencoba dan semoga berhasil, jika kurang jelas bisa menghubungi saya ya :).

Alat detektor uang

Alat detektor uang digunakan untuk mendeteksi uang rupiah kita asli atau palsu, menurut tanda-tanda yang sudah ditetapkan seperti munculnya garis hologram, nominal angka dan gambar. Menurut saya yah, kita semua sudah waktunya punya alat detektor uang ini, mengingat banyaknya uang aspal (asli atau palsu) yang gampang dijumpai saat ini. Apalagi kalau sedang mendekati hari raya idul fitri, uangpun dijual dipinggir jalanan.

Akhirnya sayapun mau tidak mau membeli alat detektor uang ini dikarenakan saya awalnya akan bertransaksi dengan seorang calon pembeli Monstract ATV Primera milik suami saya yang pernah saya tawarkan di postingan saya sebelumnya. Saya sebenernya kurang suka bertransaksi dengan cara cash, soalnya saat ini memang banyak bermunculan uang aspal, udah kebayang ribetnya aja saya. Eh tetapi calon pembeli motor suami saya ini bertransaksi cash dengan jumlah diatas 20 juta. Byuuuuhhhh....bayangin ajah kepikirannya saya, harus menghitung duit sebanyak itu secara manual dan belum tentu tau asli apa palsu uangnya #parno.

Akhirnya saya meminta suami untuk membeli alat detektor uang seeperti yang saya lihat di bank-bank hehehehhe. Dan benar, saat transaksi jual beli motor Monstract ATV itu tiba, saya butuh waktu banyak untuk menghitung uang dan sesi berikutnya mendeteksi uang satu persatu yang jumlahnya diatas 20 juta dengan lembaran Rp. 50.000....whoooosaaaahhhh!!. Dengan alat ini lumayan sangat membantu lhooo meski saya kurang leluasa tangan kurang leluasa bergerak, jadi harus 'mensortir' uangnya satu per satu. Udah mirip pegawai bank ajah.

image by me


Selesai menghitung dan transaksi jual beli selesai, saya tidak puas sampai disitu. Dengan mengejar waktu jam buka bank yang kurang 15 menit, saya buru-buru pergi ke bank. Kebetulan berjarak sekitar 500 m dari rumah saya ada komplek perbankan, jadi langsung saja saya masukkan ke rekening saya semua, sekalian mau meyakinkan diri bahwa semua uang yang saya terima adalah asli. Dan syukurlah semuanya asli dan Alhamdulillah motor Monstract ATV punya suami laku setelah saya pasang iklannya di blog ini dan dibeberapa situs jual beli lain...terima kasih buat pembeli motor saya yah, semoga bermanfaat dan tidak mengecewakan.

Cara termudah downgrade bbm v8 ke bbm v7 dengan Facebook

Tiga hari ini saya dibikin puyeng dengan tampilan bbm v8 di blackberry, perasaan sih ndak ngapgrade tapi ya sudah deh lupa, yang pasti bbm v7 saya sudah ganti v8 yang super berat. Selain tampilan bbm v8 menjadi tabbed, juga disertai fitur recent updates....fitur yang paling saya benci. Manalagi tidak ada option untuk mengatur fitur-fitur tersebut. Belum lagi terkurasnya batere saya dengan cepat yang disertai beratnya loading bbmm itu sendiri juga disertai panasnya handheld  #pengenbuangBB.
bbm versi 8, image by me

Pokoknya saya tidak suka dengan fitur baru bbm v8....not recommended bluassss. Dan saya yakin banyak pemakai bbm v8 yang komplin dan kurang suka dengan kemunculan bbm v8 ini. Saya sempet lihat reviewnya di blackberry world di fitur bbm. Hihihihii blackberry makin payah ajah, tapi saya juga pemakain setianya 3 tahun ini #doh.

Setelah googling demi mendowngrade bbm v8 ke bbm v7 saya tidak menemukan satupun cara yang dikhususkan buat orang gaptek kayak saya. Banyak sih tutorial cara downgrade bbm v8 ke bbm v7 tapi setelah saya ikuti ada saat didownload file JADnya error ada yang tidak bisa trik tipsnya dan lain-lain. Makin pusing dehhh....jadi males buka bbm dan chat dengen temen Huffffttt.

Dan taraaaaa....di hari ke-3 atas masalah saya dengan downgrade bbm v8 ke bbm v7, akhirnya saya nemu cara paling guampang, mudah dan tidak pake ilmu-ilmu setinggi IT hihihihihi. Dan begini caranya:
- Pertama sih kayak tips-tips yang ada di google, hapus dulu bbm v8 yang terinstal, bisa lewat akun blackberry world bisa juga lewat Option. Kalau saya sih hapusnya lewat Option.
- Buka blackberry world di device kita, cek apakah sudah terdelete dan pastikan sudah teruninstal.
- Restart device dengan cara melepas batere, ini harus benar-benar dilakukan tidak bisa pake cara ctrl+alt+del yah, tapi harus cabut batere
- Setelah itu nyalakan device, nah sudah hilang kan fitur bbmnya hehehhehe

Nah cara balikin ke versi bbm v7 cukup mudah dengan cara yang sangat simple, yaitu dengan cara buka facebook, lho kok bisa???. Begini ceritanya, saya kan eksis banget di facebook, dan tiap mengalami kesulitan akan sesuatu saya curhat di facebook, dan biasanya dapet solusi. Nah begitu saya hopeless karena berhari-hari googling gak nemu solusi termudah untuk mengembalikan bbm v7 dan segala macam tips yang adapun sudah saya coba dan gak berhasil. Akhirnya saya pun buka facebook lewat blackberry saya. Facebook langsung meminta "instal blackberry messenger". Otomatis deh saya langsung klik pilihan itu trus Download, pokoknya saya ngikutin semua step-stepnya. Nah pilihan bbmnya otomatis mengikuti versi default dari OS kita, karena saya memakai bb 9790 (Bellagio) dengan OS 7nya jadi default bbm saya otomatis juga bbm v7 bawaan dari OS 7.

image by me

image by me


Dan duaaaaaaarrrrrrr....saya mendapatkan bbm v7 saya seperti semula sebelum upgrade jadi v8. Fyuuuuhhh...akhirnya yah. Udah deh saran saya jangan upgrade bbm ke v8...karena sepertinya masih beta dan masih banyak kekurangan disana sini dan juga menguras batere, trust me, Beneraaaannnnn!!
bbm versi 7 , image by me

Ini sih tips downgrade bbm v8 ke bbm v7 paling mudah diantara yang termudah yang ada di google kayaknya yah hahahhha. Meski dengan cara jaman batu, gak papa deh yang penting balik lagi bbm v7 saya yang enteng dan gak nguras batere. Selamat  mencoba yaaaa :)

Pengalaman pertama naik pesawat

Naik pesawat buat jaman sekarang memang bisa untuk semua kalangan, selain makin banyaknya maskapai penerbangan juga harga tiket yang semakin terjangkau semua masyarakat. Jadi rugi banget donk yah kalo saya gak ngerasain naik pesawat jugak hehehehehe #norak.

Meski saya sudah 4 kali naik pesawat, tapi untuk yang ke 5 kalinya kemarin ituh bener-bener prosesnya saya lakukan sendiri. Kalau sebelumnya kan tiket udah siap tinggal nyengklak saja :D. Jadi buat kemarin yang ke 5 saya seperti mengalami pengalaman pertama naik pesawat dari awal step :).

Saat liburan ke Jogja dan Bandung yang lalu, kan saya berangkat naik kereta eksekutif dari Surabaya ke Jogja lalu selesai liburan di Jogja naek kereta menuju Bandung. Nah dari Bandung ke Surabaya kan jauh dan terbayang setengah hari (12 jam) didalam kereta meski fasilitasnya lebih nyaman dari naik pesawat,tetep saja kebayang badan tambah capek ngejalanin perjalanan sejauh itu.

Jadi suami dan saya memutuskan naik pesawat saja pulang ke Surabaya-nya. Dan saya kendandapan pesen tiket karena masih belum tau mau berapa hari  liburan di Bandung, jadinya saya beli tiket di agen, Sebenernya beli sendiri online bisa cuma karena suami ndak bawa token ibanking dan nyari atm di bukan kota sendiri itu lumayan merepotkan, jadinya kami memilih beli di agen travel, online juga sih sebenernya tiketnya cuma ada tambahan fee ke agen tersebut. Dan saya memilih maskapai penerbangan Garuda Indonesia, dan saya menikmatinya karena memang pelayanannya beda dengan maskapai lain :).

Jadi step-stepnya tuh kalau mau naik pesawat sendiri, pertama reservasi tiket dulu bisa lewat online (e-ticketing) (tiketdotcom,nusatripdotcom,travelokadotcom dll) atau juga bisa lewat maskapai-maskapai penerbangan seperti garuda-indonesiadotkom,airasiadotkom dll, bisa juga beli di travel agent, atau beli di bandara juga bisa, nanti ke counter-counter penjualan tiket, biasanya counternya masing-masing maskapai penerbangan ada (tidak  jadi satu) dan letaknya lobi bandara biasanya. Sekarang tiket pesawat memang sudah online, jadi dengan kode booking yang ada kita sudah bisa dapat tiket.

Step kedua adalah datanglah ke bandara paling lambat 2 jam sebelum jam terbang, lalu bawa tiket reservasi (e-ticketing) KTP/Paspor  menuju pintu keberangkatan (departure) dan menuju counter check in sesuai dengan maskapai yang kita sudah kita pilih, counter ini letaknya di dalam lobi. Biasanya tiket reservasi kita disini diganti dengan boarding pass (tiket untuk naik pesawat), ukurannya kecil biasanya. Saat di counter check in kita bisa langsung serahkan juga barang-barang untuk masuk bagasi dan ditimbang terlebih dulu, biasanya tiap penerbangan domestik dapet kapasitas bagasi 20kg, internasional 30kg. Barang-barang fragile(contoh: gadget) sebaiknya masuk kabin saja.  Note ya: kalau beli tiket online perhatikan juga biayanya udah termasuk bagasi atau tidak? kalau tidak biasanya kalau kita taruh barang di bagasi ada tambahan biaya. Biasanya juga kita bisa dapat snack, itu juga tergantung maskapainya.

boarding pass, image by me

Step ketiga saatnya kita boarding, setelah kita dari counter check in dan menyerahkan barang bagasi, kita masuk ke ruang tunggu keberangkatan  biasanya  kita harus melewati area security check point barang yang masuk kabin dan juga bayar airport tax (biasanya 25.000 - 40.000). Karena saya kemarin naek Garuda Indonesia jadi saya tidak perlu bayar airport tax karena udah include. Kalau saya sih nunggu 30 menit sebelum boarding udah geal geol diruang tunggu keberangkatan soalnya takut ketinggalan hahahahah. Tapi sebelum ke ruang tunggu liat dulu monitor info, kode pesawat anda masuk gate berapa, ini PENTING agar tidak salah masuk pesawat. Dan tentunya disini pengantar sudah tidak boleh masuk yah.

Step keempat kita mulai pasang kuping bener-bener seringlah lihat monitor info, disini biasanya diinfokan lewat pengeras suara kalau gate boarding sudah dibuka, disitu tiket kita dicek dan ada bagian yang disobek biasanya. Dan langsung deh masuk ke garbarata (semacam lorong menuju pintu pesawat), untu bandara-bandara tertentu seperti soeta kita masih akan naek bus menuju pesawat.

Step kelima kita masuk ke kabin pesawat. Lihat seat kita di tiket, setelah masuk pesawat minta tolong pramugari jika kebingungan menemukan seat (tempat duduk) kita, duduklah ditempat duduk yang sesuai tertera di tiket, karena tempat duduk lainnya sudah ada yang booking juga, jangan asal duduk yah :). Jangan lupa taruh barang-barang ke tempat penyimpanan kabin diatas tempat duduk kita, lalu tutup lagi.

Step keenam, duduk manis pasang seatbelt, kencangkan, tegakkan kursi, sambil menunggu take off (lepas landas). Buat saya saat take off merupakan saat paling enggak enak dan bikin mual. Hal ini berlangsung beberapa menit hingga lampu indikator seatbelt mati. Beberapa kali naek pesawat tetep aja saat take off paling tidak nyaman, kadang saya harus mengempiskan perut untuk mengurangi mual saat take off, cuma gak sampai muntah sih ya :).

Step ketujuh, setelah perjalanan pesawat sampai kita harus landing (menuju landasan), disini kita juga yang tadi seatbeltnya dilepas harus di pasang kembali, kalo tidak entar terjungkal-jungkal. Setelah pesawat sudah berhenti sempurna dan pintu pesawat dibuka, keluarlah dari pesawat lewat lorong garbarata dan silakan jalan terus menuju tempat pengambilan bagasi, jangan langsung keluar bandara atau pulang yah :). Entar siapa yang ambil barang kita yang kita titipkan di bagasi heheheheh.

Dan selesai deh perjalanan pengalaman pertama saya naik pesawat, semoga membantu teman-teman yang masih pertama kali merencanakan perjalanan menggunakan pesawat terbang. Enjoy your flight!

Liburan di Jogja dan Bandung

Akhir Oktober yang lalu saya mengambil liburan berdua dengan suami, yah semacam hanimun deh ya hahahahh. Maklum belum pernah bener-bener hanimun sejak menikah 6 tahun lalu, bersyukur baru sekarang ada rejekinya :).

Hmmm...well! Saya dan suami berencana akan selalu rutin liburan selama kami bisa. Kami berharap bisa mengunjungi beberapa tempat liburan yang rekomended di Indonesia. Jogja dan Bandung merupakan perjalanan pertama dari rencana liburan keliling Indonesia kami (I wish). Kenapa memilih dua kota tersebut sebagai tujuan liburan kami?

Jogja, kami memilih ke Jogja karena saya pingin ke Borobudur (lagi) hehehheh. Dan di Jogja juga ada sodara yang kuliah disana, jadi menghemat budget untuk menginap di hotel hahahhaahha. Kami sekitar 5 hari di Jogja, selama di Jogja saya seneng dengan makanan dan tempat berbelanja souvenirnya. Di area Jl. Malioboro ada salah satu toko yang namanya Mirota, disana pusat souvenir yang terlengkap dan harganya miring (very recommended). Di Mirota semua lengkap, mulai dari souvenir kecil-kecil, wayang, tas,baju,gaun,jamu,lulur, batik, bedak dan yang spesial ada ibu pembatik yang rutin ngebatik di dalam Mirota, awesome!!

Trus kami juga ke pantai berpasir  putih, iyah! tapi bukan parang tritis lho ya, parang tritis pasirnya item. Aduh ampun deh jalan menuju pantai ini (saya lupa namanya) jauh dan berkelok kelok tajam, cuma buat driver handal deh ya yang bisa nyetir kesana.  Jadi waktu nyampek dipantai tersebut, saya kayak baru nemu hidden paradise gitu...asli indah, bagus, bersih dan sepi.

Oh ya terakhir kali saya ke candi Borobudur itu waktu saya SD kayaknya, jadi belum sempet mengamati benar-benar akan candi Borobudur. Ternyata Borobudur ituh gak tinggi-tinggi amat yah, tapi tangganya curam boookkk. Saya pas turun tangga sampai keringetan di tangan karena saya memang agak takut tinggi plus curamnya tangga *menurut saya sih*. Jadinya saya kayak nenek-nenek gitu deh naek turun tangganya hahahahahahah.
Kalau malam hari kami tidak lupa makan nasi kucing di depan kantor koran kedaulatan rakyat, murah meriah dan lumayan rasanya. Sebungkus 3000 rupiah, dan saya sekali makan min 2 bungkus, bisa 4 bungkus juga hahahhahaha. Trus kami juga ke benteng vanderburg sebelahnya ada monumen 11 maret. Pokoknya puasss banget di Jogja, puas sama makanan dan tempat wisatanya...hemat dompett pokoknya heheheh:).

Setelah 5 hari kami menuju destination berikutnya khusus buat belanja dan cuci mata, yap Bandung. Surganya factory outlet tapi harganya gak outlet banget....mayan mahal booook. Katanya yang murah sih di pasar baru ato apah gitu...tapi kami ga kesana sih. Karena kami nginap di dago dekat dengan deretan factory outlet jadi yah kalo kami kehabisan baju tinggal jalan kaki buat beli hehehhe. Tapi selama di Bandung saya dan suami sering pake angkot lho, disana tuh kayak kota sejuta angkot...buanyaaaaak banget tiap saat lewat. Kalo udah mentok paling kami naek taxi.

Kami sempet pindah hotel 2x karena fasilitas yang kurang nyaman yang pertama kami menginap di dago's hill hotel selama 3 hari yang lebih mirip kost-kostan, trus akhirnya kami pindah ke royal dago hotel selama 3 hari, yang fasilitasnya sesuai dengan bintangnya.

Selama di Bandung kami cuma ke beberapa tempat saja, kayak deretan factory outlet di dago, ke storenya PeterSaysDenim di Paris van java mall, trus ke Trans studio Bandung terakhir ke Ciwalk (Cihampelas walk) untuk pesan jaket kulit, ehhhh kebetulan ketemu ustad Solmed di store tersebut, mungkin lagi cari sepatu kulit kali yah *gak penting* hehehhehe.

Tentang siomay dan batagor Bandung......sumpah deh saya masih suka yang made in Surabaya. Disana mahal, gak lengkap dan tidak ketemu sama pare kesukaan saya. Serba mahal makanan disana, soal makanan saya kurang kenyang deh selama disana, ujung-ujungnya saya beli nasi sambel di area factory outlet yang menurut saya lebih enak tapi tetep mahal tentunya #doh, kangen nasi kucing jadinya xiixix,

Segitu deh cerita liburan saya, sesungguhnya ke Bandung ituh nganterin suami belanja doang, karena dia hobi jalan-jalan dan berbelanja buangeeeettt. Eeeehhh pegelnya liburan sampe sekarang masih kerasa lhoooo #doh.

Menjahit baju sendiri : Simple Dress

Akhirnya bisa juga saya membuat baju, bangga, jelass!! buatan sendiri getooo looooh hihihihihi. Saya dari awal kursus jahit udah paling serius di pecah pola, karena dari awal saya tahu itu hal paling mendasar dari segala dasar menjahit dibanding menggambar design baju (alah!). Ituh pendapat saya pribadi lhooo...karena memang cita-cita saya di kursus jahit itu pengen paham pecah pola dasar sepaham-pahamnya, hope so!

Akhirnya setelah selesai mendapat pelajaran pola dasar baju saya hampir tiap hari belajar membuat pola dengan ukuran siapa sajah yang saya bisa ukur, suami, kucing dan ponakan hahahahaha #korban. Yah kembali ke cita-cita awal saya tadi, sampai sekarang saya belum paham betul tentang pecah pola dasar baju, jadi masih terus mengasah, apalagi pengajar di tempat kursus saya suka improvisasi dan kadang keluar dari kurikulum, jadinya kadang otak saya belum mampu berfikir sampai situ.

But, eniwe saya mencoba bikin pola baju sendiri tentunya saya bikin pola kecil dengan penggaris skala dulu di buku baru setelah saya rasa sukses baru saya pindahkan ke kertas pola dan baru deh di aplikasikan ke kain lalu dijahit menjadi baju.
image by me

Hmmmm...design ini yang pingin saya bikin dari awal hingga proses menjahitnya, yang keseluruhan kegiatan ini memakan waktu 3 hari. Mulai dari proses membuat pola kecil dan besar lalu menggunting pola, mengaplikasikan pada kain, me-rader, menjelujur, menjahit dan finishing butuh 3 hari selesai dengan catatan tidak ada kegiatan lain selain menjahit, jeda makan dan shalat. Ngebut banget kan yah saya bikinnya, tapi saya puassss dengan hasilnya. Pas dibadan dan hasilnya seperti yang saya mau hihihih.
image by me: simple dress

Akankan saya mampu menjadi penjahit profesional di masa depan??? Aminnnn yaaaaaa......

Beli manekin, yaayyy!!

Setelah beberapa lama ikutan kursus menjahit di Arva school of fashion, dan sering lihat anak fashion designer bawa manekin, saya jadi pengen punyak juga :). Tiap saya kursus kan memang satu ruangan dengan kelas-kelas fashion lain, seperti fashion designer dan korset,  nah  mereka tuh selalu ribet dengan banyaknya bawaan ke tempat kursus, seperti mesin jahit dan manekin.

Tapi alat-alat apapun yang mereka bawa dan mereka pakai, sedikit banyak bikin saya pengen (baca:ngiri) hahahhahaha. Secara saya tuh cuma ikutan short course ajah di Arva school of fashion yah, nah mereka kan semacam sekolah gitu, jadi pelajaran mereka lebih banyak dan lengkap *jadi ngiri* :(.

Ditempat kursus sih sebenernya sudah disediain mesin jahit lengkap dan jumlahnya banyak, cuma temen-temen di tempat kursus selalu bawa mesin jahit sendiri, selain memang sebagian yang kursus di Arva ituh saat pendaftaran mendapatkan mesin jahit sendiri tapi juga karena di Arva tuh mesin jahit yang tersedia berjenis high speed semua. untuk pemula seperti saya yah sudah tentu kesusahan karena terlalu cepat dan yang pasti bikin hasil jahitan jelek karena tidak terbiasa.

Ehhhhh...kembali ke manekin yah. Manekin (mannequin) adalah boneka pajang untuk baju, ada yang jenisnya boneka pajang ajah, ada juga yang khusus dressmaking. Biasanya yang untuk dressmaking ada ukurannya S,M,L dll dan bisa ditancepin jarum pentul, karena memang kadang digunakan untuk mengepas baju. Dan bahan-bahan untuk manekin sangat beragam, ada yang plastik, fiber dan satu lagi yang paling bagus (dohhhh saya lupa).

Nah kebetulan saya beli satu manekin untuk dressmaking berbahan fiber yang udah dilapisi busa angin dan kain. Manekin ini sudah include dengan kaki penyangganya yang bisa di naik turunkan sesuai kebutuhan. Ahhhhh...akhirnya saya punya manekin jugak hahahahha. Manekin ini saya beli di salah satu toko khusus manekin dan barang-barang display toko di Pelangi Jl. Kertajaya Surabaya, dan untuk ukuran manekin dressmaking berbahan fiber ukuran M ini saya beli seharga Rp. 180.000,-
image by me

Kalau butuh info jelas tentang tempat membeli manekin ini bisa kontak saya yah, nantik saya kasih tahu ancer-ancernya kalo berniat membeli sendiri di tokonya heheheheheh.

Styrofoam dan jarum pentul

Dirumah saya banyak sekali styrofoam, dan saya yakin limbah ini tidak bisa diuraikan alam, jadi saya hampir tidak pernah membuangnya disampah, percuma brohhh si tukang sampah ogah ngambilnya huffffttt. Jadi kadang saya bakar (polusi sih ya) tapi seringnya saya timbun aja tuh di  gudang atau di garasi, berharap suatu hari nanti kalo kirim barang-barang yang sifatnya fragile bisa saya manfaatkan.

Berhubung saya ini suka beli elektronik jadinya sampah styrofoamnya numpuk, kalo kardusnya sih udah pada lari ke tukang pengepul barang bekas xixixixi. Sampai kadang saya googling tentang pemanfaatan limbah styrofoam tapi yang nemu mah saya ogah dan kadang terlalu artistik yah kerajinannya, jadinya saya gak mampu dan akhirnya tetep aja si styrofoam masih ngedekem aja di gudang.

Akhirnya saya nemu salah satu pemanfaatan limbah ini, meski gak ngaruh-ngaruh banget sih ya dan kayaknya gak mampu mengurangi tumpukan styrofoam saya digudang jugak. Tapi gak papa lah segak-gaknya saya udah nemu sedikit manfaatnya hahahahahah #maksa. Dan akhirnya saat saya memulai kursus menjahit itulho, saya beli banyak jarum pentul, dan kayaknya kalo gak ditancepin di sesuatu bakalan gampang karatan, kayak jarum yang saya beli.

Karena kebutuhan itu deh akhirnya saya membuat sekenanya tempat untuk nancepin jarum pentul dari limbah styrofoam. Bisa dicontoh deh ya saya *kePDan* hahahhhha....niiihhh buktinya




Rotary cutter dan Cutting mat

Rotary cutter atau pisau berputar ini biasanya dipake para penghobi papercraft namun sekarang sudah beralih ke jahit menjahit. Awalnya sih saya penasaran sama cutting mat ini karena tiap googling tutorial menjahit dan felt terutama yang dari artikel luar negeri, selalu pakai alas bergaris yang disebut cutting mat.

Penasaran banget apa sih gunanya dan manfaatnya untuk para penjahit ini?? Tapi setelah banyak googling dan baca beberapa artikel ini, saya menyimpulkan kalau penjahit quilting lah yang sering mempergunakan alat ini karena memang quilting biasanya membutuhkan potongan-potongan kecil yang preposisi untuk hasil yang rapih.

Tapi tetep saja meski saya bukan penggemar jahit quilting (karena tidak bisa dan tidak telaten) akhirnya saya tetep juga latah pengen punya, biar kenal dan gak gaptek xixixiixix. Akhirnya saya cari di toko Gramedia Surabaya dan dapetlah kedua alat ini rotary cutter merk Olfa yang harganya sangat muahaaaaal buat saya Rp. 350.000,- untuk ukuran 60mm dan cutting mat merk SDI Rp. 60.000,- ukuran A4 fyuhhh!!.
image by me

Setelah saya coba sendiri ternyata alat ini memang banyak manfaatnya, salah satunya membantu mempercepat pemotongan kain, tentunya untuk ukuran kecil. Biasanya kan kalau kita ingin memotong kain dengan preposisi harus diukur benar, digaris baru di gunting. Nah alat ini meniadakan semua step tadi, jadi kita cukup menaruh lembaran kain di cutting mat maksimal 2 tumpuk, tinggal mengepaskan garisnya dengan cutting mat bisa langsung kita potong dengan rotary cutter dan bresssssss.......langsung terpotong dengan preposisi. Menghemat waktu kannn yaaa jadinya :).
image by me

Rotary cutter ini penggunaannya memang seharusnya menggunakan cutting mat agar pisaunya tidak mudah tumpul (inget lho harganya mahal) xixiixix. Dan rotary cutter ini rata-rata dilengkapi pengunci untuk menghindari penggunaaan yang tidak disengaja dan mampu melukai bagian tubuh, yah karena tajamnya si pisau ini. Jadi hati-hati yah menggunakannya.

Ada satu lagi sebenarnya alat yang mendukung pekerjaan ini yakni penggaris omnigrid, salah satu merk penggaris ber grid (bergaris2 skala) yang biasanya ukurannya lebih lebar dari penggaris biasa. tapi saya belum nemu nih sampai sekarang toko tempat membeli penggaris tersebut, sepertinya harus beli online :(. #sibukhunting :)

Tas ransel dan Tas slempang buatanku

Beberapa waktu yang lalu saya mengajak ponakan dan mbak ipar saya yang lagi proses divorce untuk tinggal dirumah kami. Selama dirumah, tentu saja ponakan saya lebih banyak punya waktu dengan saya karena ibunya harus bekerja. Nah dari kebiasaan menemani ponakan belajar dan menyiapkan keperluan sekolah, saya jadi pingin membuatkan sesuatu untuk ponakan saya.

Melihat keperluan sekolah ponakan saya sedikit tidak mengenakan mata saya, saya berinisiatif membuatkannya kotak pensil dan tas ransel. Tas ransel ini kebetulan pas saya hunting kain untuk keperluan kursus menjahit saya, saya menemukan motif lucu untuk anak-anak dan berbahan tebal mirip kanvas namun tebal. Kotak pensilnya saya hiasi dengan nama dan hiasan dari bahan felt (sayang lupa difoto :)). Berikut foto tas ransel yang saya buat dengan pola sekenanya hahahahhaha.
image by me

Yang kedua, saya buat tas slempang untuk saya sendiri. Hal  ini terpacu karena saya beli beberapa kain katun jepang dengan motif cantik untuk keperluan kursus, tapi ternyata saya terpikat untuk membuatnya menjadi tas dan kebetulan tas saya saat itu lagi putus talinya. Saya paling suka memakai tas dengan ukuran tidak terlalu besar dan bertali panjang, karena salah satu hobi saya jalan-jalan jadinya sangat meringankan beban pundak saya karena tidak harus menenteng dengan tangan ataupun lengan kayak ibu-ibu sosialita heheehheh. Berikut penampakannya.

image by me :)



Sebenernya saya tidak terlalu puas sih dengan dua tas saya ini karena tidak terlalu sesuai dengan keinginan hasilnya. Maklum deh ya baru pertama kali masih serba trial dan error, next,berharap bisa sesuai dengan selera hasilnya :) #semangat

Dijual : Monstrac ATV Primera 250SW (Sold/Terjual)

4 Bulan yang lalu suami saya membeli motor ATV untuk keperluan salah satu pekerjanya di tempat kerja suami. Nah sekarang pekerja tersebut sudah tidak bekerja lagi ditempat usaha suami saya. Jadinya sekarang motor ATV ini sudah tidak terpakai lagi, dan suami saya berusaha untuk menjual kembali motor ATVnya, jika teman-teman berminat bisa menghubungi saya ya.

Kondisi motornya kemungkinan 90%, soale jarang sekali dipakai dan dipakaipun masih dijalan aspal, jadi masih cukup baik. Suami saya pun menambahkan asesoris pengeras suara dan sirine yang bermacam variasinya. Jadi cukup menarik dan tinggal langsung dipakai :).

Berikut Spesifikasi Mesin Monstrac ATV Primera 250SW :
Dimensions Overall Length : 1870mm
Overall m Overall Height : 1160mm
Axle Base :1260mm
Mini Ground Clearance :200mm
Weight Specification Gross Vehicle Weight : 205kg
Max. Gross Weight :190kg

Immobile Parameter
Minimum Turning Diameter : 5.5m
Fuel Capacity : 10 L
Lubrication Capacity : 1.0 L
Front Tire Size : 23X7-10
Rear Tire Size : 22X10-10
Front Tire Air Pressure : 100kpa
Rear Tire Air Pressure : 100Kpa
Transmission : Chain Drive
Absorber : Spring Hydraulic
Primary Engine transmission : 3.333
Final Transmission Rate : 3.75

Engine Gearshaft 
First Gear : 2.769
Second Gear : 1.882
Reverse Gear : 2.824
Third Gear : 1.4 Fourth gear : 0.96

Fuel Specification 
Fuel : 92gas
Parking Front & Rear : Disc Brake

Electronical Parameters
Battery : 12V ; 14Ah
Break/tailor light : 12V ; 21w/5w
Neutral Indicator : 12V ; 3w
Fuse : 15A

Structure 
Engine type/model : Single cylinder Oil Cooling Four Stroke
Cylinder Capacity : 230ml
Cylinder diameterxjourney : 67mm X 65mm
Compression proportion : 9,2 ; 1 Ignition Mode :CDI
Rated Power : 11 Kw (6500r/min)
Max. Torque : 17,5N.m (5500r/min)
Lubrication : Pressure Splash
Starting Mode : Electric
Clutch Mode : Manual Clutch centrifugal-wet multiple piece
Engine oil : SE 15W/40 oil
(Sumber: http://nata-motorindo-adventure.blogspot.com/2011/12/monstrac-primera-250sw-trial-game.html)

Berikut foto Monstrac ATV Primera 250SW yang saya jual:




image by me

Motor ATV ini saya lepas dengan harga 28.000.000,- (nego), jika berminat bisa menghubungi saya di 087754000993 / pin BB : 2636280A. Ditunggu........ :)

Magnet kulkas miniatur produk imut

Beberapa waktu yang lalu salah satu teman saya memposting magnet kulkas lucu *menurut saya sih*. Trus akhirnya saya minta informasi tempat belinya. Ternyata gak gampang, karena teman saya itu menemukannya dengan tidak sengaja sewaktu jalan-jalan di mall. Jadi clue yang saya dapat hanya tempat mall tersebut dan terletak dilantai atas, tanpa ada informasi nama toko dan letak pastinya.

Hufft demi pengen koleksi dan mempercantik pintu kulkas kesayangan saya, saya 'merayu' suami untuk mau sedikit capek untuk 'berburu' magnet kulkas ini. Setelah berputar-putar di mall lama dan bolak balik muter, akhirnya kok nyeleneh nemunya di counter yang jualan asesoris hp. Begitu ketemu saya langsung beli selusin xixixixixi #maruk. Harganya saat itu Rp. 25.000/3 buah, tapi seminggu kemudian saya nyari lagi tempat yang jualan magnet kulkas dan tetap di mall yang sama dan nemu juga di tempat yang lagi-lagi nyeleneh, di counter mainan anak-anak harganya Rp. 60.000/lusin...hmmmmm bedanya jauh banget yaah.

Berikut penampakannya:
image by me

Setelah punya 2 lusin saya udah bosen hahahahhah....tapi kalo ada yamg unik lagi saya pengen hunting lagi tapi yang bukan miniatur produk gini sih. Kalo ada info magnet kulkas unik, bagi-bagi ke saya ya friends :) #kembalimaruk

Membuat hoodie kucing/anjing

Dipostingan sebelumnya saya telah mencoba membuat baju untuk kucing, kali  ini sedikit ada pengembangan dari kreatifitas saya #gHaya. :) Yap! Kali ini saya berusaha membuat hoodie untuk si gembrot yang suka njebablah, Pikaco *lagi*. hehehehhhe

Hoodie itu baju yang ada topinya itulho....lucu deh kalo hewan pake baju bertopi xixixixixixi. Step-stepnya sama kok kayak bikin baju kucing di tutorial sebelumnya, cuma ini di tambahin topi dan ukurannya pendek satu sisi yang bagian perut (dalam). Kayak begini deh hasilnya...tereeeereeeengggggg!!

image by me
Lucuuuuu kan si Pikaco......tambah gembul ajeeee nih bocah. Sayang ini bajunya kengapretan soalnya pas gunting kain lupa nambahin kampuh xixixiixi. Stay cooolll yooo Pikacooo!

Yuk menjahit baju kucing/anjing sendiri

Menjahit merupakan kesibukan terbaru saya setelah mengikuti kursus easy sewing di Arva school of fashion. Sejak mulai dapat tugas-tugas dari kursus, saya jadi teringat sama kucing saya yang suka tidur njebablah, si Pikaco. Lucu kali ya kalo si Pikaco dipakein baju apalagi buatan saya sendiri hehehehehh.

Berawal dari situ deh saya mencontek pola dasar baju untuk manusia trus saya bikin pola buat baju kucing, buat anjing juga bisa sih cuma beda ukurannya saja :). Untungnya kucing saya termasuk kucing yang anteng, jadinya enak ambill ukuran badannya pake meteran hehehehh.

Berikut cara menjahit baju kucing sendiri:
-Ambil ukuran badan hewannya dulu ya pake pita meteran
image by google

Ket:
1. Lingkar leher
2.lingkar dada
3. panjang punggung/baju hingga ke pangkal ekor

- Polanya yang saya pakai plek dengan pola dasar baju manusia lhoooo, kayak gambar ini
Ket: 1,2,3 itu ukuran2 yang sudah di ukur di point sebelumnya ya
- Pokoknya polanya plek aja gitu deh, trus baru di taruh kain, kainnya posisinya dilipat 2 ya baru di tempelin pola ini, karena gambar pola tersebut memang setengah pola.

- Kalo sudah jadi tinggal di jahit dan kalau mau juga bisa diobras sekalian
- Dan inilah hasilnya dari menjahit baju kucing untuk si Pikaco
image by me
Gimana hasilnyaaaa?? lucu bin unyu kannnn....bisa juga di kasih pernik lain sih kalau mau. Saya sih kurang kreatif, bikinnya standart aja heheheh.

Selamat mencoba menjahit baju untuk kucing dan anjing kita sendiri yaa..... :) :)

Membuat kasur kucing / anjing sendiri

Buat pemilik kucing yang care dengan kebutuhan kucing kita tidaklah selalu mengeluarkan uang, kita bisa menggunakan barang-barang bekas disekitar kita kok. Contohnya seperti pet bed kucing yang dulu saya buat dari  hoodie bekas milik suami saya yang sudah tak terpakai karena dikoyak oleh anjing saya hehehehe. Untuk membuat pet bed dari hoodie/sweater bekas bisa di lihat di postingan INI ya.

Nah yang sekarang saya ingin berbagi tutorial singkat cara membuat kasur kucing sendiri, daripada beli mahal kan mending buat sendiri untuk kucing / anjing tercinta kita. Kasur ini saya buat untuk si gembrot tercinta, Pikaco yang suka tidur njebablah jaya. Kainnya saya pilih katun jepang dan dakron bekas bantal yang udah tak terpakai tapi dakronnya masih sangat layak pakai ulang.

Ini saya buat beberapa minggu yang lalu sih, cuma saya lupa memfoto step by step jahitnya, cuma nanti saya jelaskan singkat, gampang banget kok dan saya yakin teman-teman pasti langsung bisa.


Cara membuat kasur kucing sendiri:
- Kain yang diperlukan adalah 1m, pakai yang bekas pun tidak apa-apa
- Trus potong kain persegi ukuran 40x40cm sebanyak 2 lembar
- Lalu ukuran 10x40 cm sebanyak 4 lembar (untuk sisinya) atau bisa juga potong 1 lembar kain ukuran 10x120cm, jadi memanjang gitu
- Setelah itu satukan kain (40x40cm) sisi bagus dibagian atas dan bawah, jadi sisi bagus kain berada diluar
- Kemudian satukan dengan kain (10x120cm) dengan kain yang lebar (lihat step sebelumnya) dan jahit melingkar sesuai bentuk kain yang lebar tadi, sisakan 10cm tanpa dijahit untuk memasukkan dakron.
- Setelah itu masukan dakron hingga penuh di sisi tepi dan tengahnya, kemudian jahit lagi kain yang tersisa (10cm tadi)
- Obras jahitan-jahitan tepinya tadi biar rapi gitu lhoooo
- Dan hasilnya nantinya kayak begini lho


Mudah kaaannn.....pasti paham deh dengan penjelasan singkat saya heheheheh....Kalo gak paham seperti biasanya bisa menghubungi saya yaaa.....bisa lewat BBM, Whatsapp maupun SMS. Setelah j adi begini deh kelakuan Pikaco tidurnya tetep njebablah jaya dan tetep banyak gayaaaaa. :D


Kucing yang suka tidur njebablah

Njebablah...??? pernah tau gak seh istilah itu? Saya juga enggak tau, kata itu pernah ada apa gak ada :). Mungkin bahasa jawa yang udah jarang dipakai atau bahkan cuma di pakai di daerah lain selain di Surabaya. Kalau buat saya, Njebablah itu kata untuk menggambarkan posisi tidur telentang dengan pasrah dan tanpa tenaga hahahahhahah. Semacam orang yang kehilangan tenaga dan luluh lantak gitu kalli ya....lebaaaayyyy cakkkkk!

Si Pikaco, ituh kucing cantik yang pernah saya ceritakan di postingan INI, itu tidurnya mesti satu pose dan bikin menarik banget buat dilihat. Dia itu kucing betina yang sudah disteril dan sekarang badannya mengembang hebat dan bohai di bagian perut. Mungkin karena itu yah, buat dia pose tidur njebablah yang paling pas dan nyaman untuk badan gembulnya. Lihat aja ini posenya....

pose andalan (image by me)

makanan itu 1,5kg dan sebulan bisa 2 bungkus xiixixixixix.....#pantesan

kalo lagi tidur ya begini.....ini pas bobok siang sm hubby :D
Bener kan po se tidurnya njebablah.....agak gak sopan tapi lucu. Kata salah satu temen, hewan yang tidur dengan pose demikian biasanya hewan tersebut merasakan kenyamanan dalam hidupnya. Karena naluri hewan biasanya selalu terjaga, jadi jarang banget merasa tottaly nyaman dalam tidur. Kalo Pikaco ini hobinya makan dan tidur selalu....tapi gak papa seh. Emangnya mau disuruh apa cobak kalo lagi gak tidur??? heheheheheh

Yang suka intip-intip foto Pikaco lain yang lucu bisa dibuka di facebooknya yaaaa.....di add pun tidak apa-apa :). Link facebooknya bisa dibuka DISINI.

Tugas-tugas kursusku

Tugas-tugas kursusku bersatu padu, yah! udah resiko sih sebenernya, gak boleh ngeluh neng!!. Hihihii......saat ini saya lagi merapel kesibukan dengan segala macam kursus, sebagai ibu rumah tangga saya tentunya jarang bisa bersosilisasi diluar, nah hal ini bener-bener bikin bete sodara!!. Oleh sebab itu saya cari kesibukan yang bermanfaat dan berguna untuk masa depan #yaelah.

Beberapa tahun sebelumnya sih saya sudah membentuk komunitas dengan teman untuk mengurusi hewan terlantar, tapi sejalan waktu, saya terpaksa meninggalkan kepengurusan dikarenakan tidak adanya ijin lagi dari suami saya. Kegiatannya cukup menyenangkan meski juga membuat kesetresan baru, tapi banyak have fun-nya karena bisa berinteraksi dengan hewan terutama anjing.

Dan setelah itu saya memutuskan untuk meminta ijin ke suami untuk ikut kursus-kursus dan kegiatan ke-perempuanan heheeheheh. Dan hal itu didukung dan disupport penuh oleh suami, mulai biaya dan rengekan saya untuk membelli alat ini itu guna mendukung hobi baru saya pun didukung dan tentunya di DANAI sodaraaaa!! hahahahahaha.

Dulu saya pernah kursus kue di tristar, saya juga saat ini ikut 3 kursus yang seperti sudah saya bahas di tulisan saya sebelumnya. Saya ikut kursus knitting, crochet dan menjahit. Sebenernya sih suami saat ini sudah mendorong dorong saya untuk cari kursus memasak, padahal saya keukeuh bilang, saya bisa masakkkkkk!!. Tapi mungkin maksudnya untuk skala yang lebih besar seperti untuk membuka usaha saya belum punya keahlian disitu. Hmmmmm.....sekarang sih saya lagi cari kelas-kelas baru yang membuka kursus dibidang makanan dan masakan seperti tristar dan bogasari.

Kursus yang saya ikuti saat ini memang tidak memakan waktu lama, hanya hitungan bulan saja, tapi sudah mulai berasa kesibukannya. Karena selalu ada PR yang dibawa kerumah untuk dikerjakan sebagai tugas. Tapi saya menikmatinya karena saya pikir inilah yang namanya cari ilmu, butuh kedisiplinan dan banyak praktek. Kata pepatah sih practices makes perfect, dan saya percaya hal itu :).


Mari belajar lagi....ngerjain PR lagi hehehehehhhe :)...ciawooooooooooo!!

Koleksi penggaris jahitku

Sejak memutuskan untuk mengikuti kursus easy sewing di Arva school of fashion beberapa bulan yang lalu, saya berusaha melengkapi peralatan jahit saya, salah satunya penggaris. Penggaris untuk keperluan menjahit atau memotong pola sebenarnya banyak kalo mau dilengkapi semua. Saya cuma hunting beberapa saja yang sangat membantu kinerja saya dalam kursus dan nantinya untuk menjahit sendiri.

Dari semua koleksi penggaris saya yang paling saya puengenin dan susah sekali carinya adalah penggaris pistol untuk kerung lengan. Penggaris ini susah didapat jika kita mencarinya di toko buku ataupun toko stationary. Saya baru nemunya di tempat kursus saya, harganya pun tidak murah T_T.

Memang beberapa keperluan kursus menjahit saya cukup menguras dompet tiap dibutuhkan saat itu juga. Karena jika saya lupa membawa peralatan ke tempat kursus, mau tidak mau saya harus segera turun ke bawah dan membelinya di Arva.....harganyaaaa booookkkkkkk jauh lebih mahal sekaleeeee #menurutsaya. Tapi di Arva barang yang dijual tidak ada yang kualitasnya jelek, semua yang terbagus, jadi ya gitu deh harganya mengikuti (baca:mahal). :D

Inilhoooo koleksi penggaris saya yang saya punya saat ini, saya masih pengen beli penggaris untuk patchwork merk Omnigrip...harganya mahallll...masih tunggu ijin dan waktu yang pas untuk meminta kepada suami hehehhehehe.


Hidrating Oxygen Facial di Nujaniv

Dua  hari yang lalu saya sempet rada stress banget, karena nih muka mendadak jadi kayak ada pasirnya jadi komedonya tuh pada muncul gitu. Ihhhhhh kayaknya karena faktor U deh yaaa, secara udah masuk usia 30 gitu lhooo. Kulit wajahpun seperti kekurangan air...kering bangetttt, apa juga karena lagi puasa ya...hmmmm dunno deh.

Saya tuh baru akhir-akhir ini aja rada lenje menye menye mau menjamah klinik kecantikan dan suka chatting ma temen-temen yang sudah duluan doyan maen ke klinik kecantikan. Mayan deh dapet banyak referensi dari mereka, ya itulah gunanya teman dan BBM #lho. hahahahahhhah

Awalnya saya sih pengen ke Natasha skin care aja buat sekedar facial, setelah tanya dan googling, kayaknya Natasha yang jadi pilihan karena harganya PAS dikantong xixixixi. Tapi setelah tau per room nya bisa banyak orang yang treatment, nyali saya langsung hilang. Kurang privacy aja buat hal seprivate itu kalau di share dengan banyak orang. So, akhirnya saya cari-cari lagi, sempet kepikiran ke Esther ma Miracle.....Miracle bagus tapi sudah pasti harganya worthed deh (baca:mahal). Kalau Esther, tertarik sih karena temen juga langganan disitu tapi gak tau kenapa hati belum sreg.

Akhirnya setelah ngobrol sama temen, dari seorang temen tersebut ada info, kebetulan di Nujaniv lagi ada promo untuk beberapa packages nya termasuk facialnya. Hmmmm akhirnya setelah tau paket hidrating oxygen facial tersebut di diskon 75%, langsung tetarik...huahahahhahaha. Logika saya sih diskon 75% harga menjadi Rp. 150.000, berarti nih facial recommended banget, soalnya harga normalnya mahal, lebih mahal dari Miracle kayaknya.

Sebenernya saya paling sreg treatment di Miracle, soalnya udah pernah 2x laser disana dan hasilnya langsung kelihatan, tar deh saya ceritakan di posting selanjutnya tentang Miracle.

Akhirnya saya hari itu juga langsung booking untuk facial disitu karena promo berakhir besoknya....huhuhuhuhu trik marketing deh ya xixiiixix. Setelah ke kliniknya langsung di Nujaniv Jl. Trunojoyo 39 Surabaya....saya suka suasananya yang gak seberapa gaduh, trus ruangannya juga nyaman dan pastinya satu orang per room, ada juga sih ruangan untuk couplenya kalau mau.

Berikut step-stepnya hidrating oxygen facial saya kemarin di Nujaniv:
- Datang ke Nujaniv langsung ke mbak resepsionisnya, bilang mau treatment facial, kebetulan sih saya udah book duluan jadi mbaknya langsung meminta saya masuk ruangan, biasanya kalau nunggu kita diberi suguhan minuman
- Sebelum treatment, kita harus ganti baju, ganti sandal, soalnya kan ada pijatan dada dan punggung (meski cuma sebentar)
- Setelah itu muka kita dibersihkan dari segala macam kosmetik pake cleansing cream
- Setelah itu wajah kita di steam untuk membuka pori-pori
- Lalu seluruh wajah kita dibersihkan dari komedo dengan pinset jerawat, dooohhhhh ini step paling menyakitkan dan lama. Kebetulan wajah saya lagi full komedo jadinya step ini menghabiskan waktu satu jam sendiri. Hufttttt sakeeeetttttt deh waktu di congkel congkel sampai keluar air mata banyak waktu daerah hidung yang dibersihkan......tapi abis gitu entenggggg hehehehheh #kemalan
- Setelah proses pembersihan komedo selesai, wajah kita di tempelin alat semacam tongkat sihirnya harry potter, panjang melengkung diatas (L) gitu, itu alat di tempel-tempelin di seluruh wajah, anget dan agak nyetrum. Kata mbak therapisnya ini alat untuk meredakan bengkak akibat pembersihan komedo. Sebentar doang kok asal rata seluruh wajah ajah.
- Kemudian mbak therapisnya akan melakukan pijatan di punggung dan dada....asli enaaaaaaakkkkk banget pijatannya, sayang cuma sebentar heheheheheh
- Setelah itu pindah ke ruangan oxy, disitu wajah langsung di oxy, jadi semacam disemprot ma uap super dingin dan suegerrr di kulit gitu deh, yang handle dokter bukan therapis, sekitar 10 menitan deh kayaknya.
- Setelah oxy sudah, terakhir wajah kita di masker sambil disinari...emmmmm semacam sinar laser or something (lupa!), sekitar 15 menit.
- Setelah itu masker diangkat dan sinar di matikan lalu wajah dibersihkan dan dioles krim anti iritasi. Dan selesai deh treatment hidrating oxygen facial di Nujaniv.

Kesimpulannya, facial hanya untuk yang tahan sakit hahahahhaha, gak deng! buat yang memerlukan saja. Facial biasanya dilakukan minimal sebulan sekali atau tergantung kebutuhan wajah. Trus kalau treatment di Nujaniv enaknya tuh gak dicekokin sama produk-produk kliniknya. Meski saya udah cerita udah pake cream dari klinik ini itu, mereka gak berusaha menjatuhkan atau membandingkan. Good point deh menurut saya.

Tapi apa mungkin hal itu dikarenakan saya new customer kali ya, only God knows deh xixixiixi. Yang pasti recommended place deh Nujaniv. Akhirnya saya ambil paket hidrating oxygen facial ini untuk 10x treatment, soale mumpung lagi promo murah eeeee Rp. 150.000 untuk mendapatkan treatment yang seperti saya jabarkan diatas itu udah sangat worth banget buat saya. Tapi paketnya saya share dengan temen, jadi berdua gitu, biar gak mahal-mahal amat bayarnya #modus!.

So wal hasil saya jadi ketagihan treatment di klinik kecantikan deh, sayang saya kurang suka kalo sudah diracuni cream-cream gitu huhuhuhuuhu. Yang punya pengalaman dengan klinik kecantikan yang recommended boleh sharing dikotak komen ya....soale saya juga masih searching-searching untuk tempat spa di Surabaya. :)

Kursus crochet di Double crochet Plaza Surabaya

Setelah sebelumnya saya kursus knitting, dan sekarang udah selesai paket 20 jamnya, sekarang saya ikutan kursus crochet yang pake jarum hakpen itu. Tempat kursusnya tetap di double crochet Plaza surabaya, karena memang saya suka tempat dan pengajarnya.

Si mbak guru pengajarnya pada ramah dan fleksibel, bikin saya kerasan kursus disitu, selain juga letaknya yang di dalam mall, jadi makin kerasa. Abis kursus langsung window shoping hahahahha #modus. Saya baru tetep ambil paket 20jam, biaya sekitar Rp. 205.000 (include 1 benang polyster, hakpen dan buku materi). Kalau dihitung-hitung, sangat murah lho kursus disini. Ayo deh kursus sama saya hehehehe.

Saya baru satu kali masuk di karenakan lagi puasa, dan di bulan ramadhan ini saya sangat banyak kesibukan terutama bikin makanan berbuka dimasjid yang sudah saya niatin. Kangen sih sebenernya tapi tenaga sudah terbatas saat ini, gak papa deh nanti di kebut saja kursusnya heheheh.

image by me
Setelah kursus crochet ini selesai, saya sedang mengincar kursus tatting ditempat yang sama juga. Duhhhhh saya lagi suka kursus-kursusan nih...mau kursus apalagi yaaa... :D

Alhamdulillah bisa berbagi

Alhamdulillah terkabul!. Dari 3 tahun yang lalu saya sudah pengen bisa berbagi makanan berbuka puasa untuk orang-orang secara rutin. Hal itu tidak cepat terlaksana dikarenakan tidak ada tenaga tambahan untuk mengantar, kalau soal masak sih saya bisa handle sendiri, tapi kebiasaan kalo abis masak tenaga saya terkuras heheheheh.

Serius inih! Saya kalau masak paling cepet 2jam, dan itupun berdiri terus, kalo sambil duduk itu gak selese-selese karena tenaga yang terpakai lebih banyak tapi sedikit yang bisa dilakukan sambil duduk, enak berdiri. Dan jadinya saya lebih suka berdiri, ngiris, nggoreng, nyuci...riwa-riwi ke kulkas dll. Hasilnya ya setelah masak jadi capek bangettttt. Kok jadi curcol diluar topik yaaa.....hahhaha

Begini-begini......saya sebenernya sih mau kasih yang dipinggir jalan tapi karena berbagai hal saya putuskan lebih simpel dikasih ke masjid saja. Fyi, masjid deket rumah saya itu ramenya ruuuarrr biasa meski ndak lagi puasaan, karena mungkin tempatnya enak dan parkirnya luas, jadi banyak supir dan pegawai-pegawai kantor disekitarnya pada sering ke masjid itu. Dan menurut 'survey' bapak pegawai dirumah, cuma tuh masjid itu yang rame tiap jam shalat.

Akhirnya saya putuskan ngedrop nasi kotak ke masjid itu sajalah, selain dekat dengan rumah juga jamaahnya banyak. Pikir saya, apa saja yang di drop bakalan ke makan gitu deh, gak mubazir. Dengan dasar ingin berbagi dan alasan test drive sebelum buka warung makan sih saya niatannya heheheh. Fyi, saya tuh bercita-cita pingin punya warung makan dengan konsep prasmanan gitu di masa depan *Amin*. Nah bikin makanan berbuka ini saya anggap trial saya, first step caranya menyiapkan makanan untuk orang dalam jumlah banyak (biasanya masak cuma untuk 2 orang) hehhehhe.

Alhamdulillah yaa...dari hari pertama hingga saat ini banyak sekali yang dipelajari. Mulai dari perkiraan belanja, perkiraan daftar menu yang tiap hari harus berganti *menurut saya siih*, trus kemasan, perhitungan budget, penyajian, model tersimple tapi terenak, pokoknya banyak ngasik pembelajaran yang berhubungan dengan jualan makanan :D.

image by me

Alhamdulillah saya bisa memasak untuk 15-25 bungkus tiap hari...(semoga bisa hingga akhir ramadhan ya)...Amiinn.

Topi knittingku

Alhamdulillah kursus knittingku di doubel crochet Plaza Surabaya (Delta) akhir Juni 2013 kemarin sudah selese, pas 20 jam. Nah sebagai tugas akhir aku di suruh mbak guru bikin topi knitting (kupluk), tentunya pake panduan pola knitting ya hehehehhe. Saya suka kursus di Double Crochet ini, mbak-mbaknya yang jaga pinter dan ramah semua meski kadang disambi jaga toko benang, tapi masuk gitu deh di otakku ajaran dan pelajarannya.

Apa karena sistem suka suka ya....jadi kursus disitu suka suka hati deh hari dan jamnya. Nah itu yang saya suka, fleksibel dan tentunya saya sesuaikan dengan mood kursusnya. Jadi saya sekali kursus bisa 3 jam gitu baru pulang, gak kerasa banget. Enaknya lagi di Double Crochet tuh benangnya lengkap, jual pola-pola juga, mulai pola cross stitch, knitting, crochet dll. Nah ini deh hasilnya topi knitting pertama saya hehehhe.
image by me
 Tadinya mbak guru ngasih saya dua pola topi sebagai  pilihannya, akhirnya saya pilih yang polanya agak susah *menurut saya*...soale menurut saya biar pengetahuan saya makin luas karena adanya 'kesusahan' dalam membuat topinya. Dan yesss!! Topi ini bisa saya selesaikan sekitar 2 minggu, kalo tiap hari disempetin mungkin bisa selesai lebih cepat.
image by me

Yess! Topi ini dilakukan dengan 5 sumpit (jarum breien) huahahhaha...saya sempet shock diawal, karena waktu kursus diajari pakai 2 jarum saja. Tapi so far saya puwassssss banget bisa bikin topi, mau bikin sepatu baby juga ahhhh.....Ayo sapa mau kursus jugaaa...biar bisa bikin topi kayak saya xixiixix :P

Kursus menjahit di Arva school of fashion Surabaya

Mulai tanggal 26 Juni 2013 kemarin saya ikut kursus menjahit di Arva school of fashion lhoo. Memang bukan kursus untuk menjadi fashion designer, saya cuma kursus easy sewing aja kok. Nah program yang saya ikuti ini cuma semacam short course aja, bukan sekolah (fyi: Arva ada sekolah designernya ^_^).

image by me

Saya memang dari dulu pingin bisa menjahit, saya juga sudah punya mesin jahit sejak setahun yang lalu. Saya punya 2 mesin jahit dan satu mesin obras yang tutorialnya bisa dilihat disini. Saya sempet googling cari tempat kursus menjahit, dan akhirnya saya memutuskan kursus di Arva school of fashion. Kenapa??

Pertimbangan saya adalah jaraknya paling deket dari rumah saya hahahahaha, plusnya lagi dia sudah cukup punya nama di dunia perfashionan. Meski biaya kursusnya diatas rata-rata (baca:mahal). Tapi yah sudlah....yang penting itu tempat terjangkau, karena jarak ini sering jadi masalah dikemudian hari karena alasan jauh dan males hehehe.

image by me

Program yang saya ikutin adalah Easy Sewing, seminggu sekali selama 7 bulan, sekali pertemuan 3 jam. Memang sih disana siswanya banyak yang chinese, apa dunia fashion memang lebih banyak diminati mereka ya. Eh tapi ada juga kok mbak-mbak jawa kayak saya disana beberapa hahahahahha. Dan ada cowoknya juga lhooo....tapi yaaa gitu deh...hihihihi mas-mas kalem nan mendayu-dayu tapi mereka biasanya karyanya lebih top markotop.

Kursus-kursus macam beginian ini menyenangkan suasananya, karena tidak formal. Harusnya pas sekolah dulu suasananya kayak begini ya, biar saya gampang nyantol xixixixi. Ayo sapa yang ingin gabung kursus di Arva....?? yukkkk langsung aja daptar, nti temennya banyak lhoooo...asikkk lagi.

Masalah pada mesin obras : Jahitan tidak menganyam, lompat-lompat dan jarang

Hobi menjahit?? pasti akrab dengan masalah mesin jahit dan obras. Tapi kali ini saya tetep bahas tutorial mesin obras ya hehehheeheh.Dulu sih saya sempet bertanya tentang memasang benang pada mesin obras tapi akhirnya saya trial and error dan sampai akhirnya saya sukses memasang benang pada mesin obras merk butterfly. Bagi yang ingin tahu step by step cara memasang benang pada mesin obras bisa di cek di postingan saya berlabel belajar menjahit.


Kemarin tuh saya ada kejadian mesin obras saya berubah suara dan suka lompat-lompat jahitannya. Biasanya dikencengin pengatur ketegangan benang udah beres, eh ternyata berlanjut terus. Akhirnya saya nyeraahhhhhh, dan panggil tukang servis mesin jahit deh. Tapi kebetulan saya juga punya mesin jahit portable merk Yamata yang sedang bermasalah karena jarum natap-natap terus dan segala trial and error tidak berhasil, nyerahhh!! hehehheheh. Jadi sekalian aja deh saya minta servis mesin-mesin jahit saya juga mesin obrasnya.

Saya jelasin sekalian disini deh ya tentang masalah pada mesin jahit. Kalau kejadian mesin jahit portable natap-natap itu salah satunya jarum kurang pas posisinya, bisa kurang naik dikit atau juga salah tata letaknya. Nah kalau dua alasan diatas tidak ada maka masalahnya sama seperti mesin jahit portable saya, mesin jahit saya tidak bermasalah pada tata letak jarumnya, ternyata part-partnya pada aus mungkin karena belum pernah disetel ulang waktu pembelian, jadi masih made in pabrik gituuuhh. Jadinya sama tukang servisnya di bongkar dan diurutin satu-satu dan di atur posisinya dan juga tidak lupa diminyakin. Dannnnn....done! masalah berbulan-bulan selesai hehehhehe.

Nah sekarang lanjut cerita mesin obrasnya ya. Pertama saya tidak menyadari kalau mesin obras saya bermasalah dengan part-part didalamnya. Saya minta tolong awalnya pada tukang servis itu karena benang mesin obras saya sering putus dan lompat-lompat. Seperti digambar ini:
image by me
 Setelah ditelusuri, benang dan tata benang saya sudah bener. Trus dibuka bagian tutup sebelah kiri itu ternyata ada bagian besi yang suka anjlok dan berubah posisi kalau dipakai. Seperti di bagian ini :
image by me

image by me


Nah solusinya adalah itu semua baut yang ada dibagian itu harus dikencengin, karena mesin obras yang 'normal' adalah harus dalam kondisi kenceng disemua bagian besi-besinya. Karena jika ada salah satu saja yang kendur bisa berefek di hasil jahitan obrasnya. Tapi yang paling terlihat dulu sih suara dari mesin obras tersebut, terdengar keras dan menghantam-hantam seperti tidak pada tempatnya. Jadi para penghobi menjahit kupingnya harus peka ya, jangan kayak saya hahahahha. Karena diawalnya saya anggap biasa dan bukan masalah.

Bukan masalah yang besar jika jahitan tidak menganyam ataupun lompat-lompat, jadi jangan panik duluan ya. Setelah semua bagian yang saya ceritakan diatas udah di cek pasti langsung bisa kok mesin obrasnya. Jangan buru-buru panggil tukang servis ya...sayang duitnya heheheh. Dan sekarang mesin obras saya hasilnya seperti semula lagi anyamannya, rapi, bagusss....dan suara mesinnya juga halus dan tidak menghentak-hentak hehehhhee.
image by me


 
'/>